Berikut kultwit saya @Fahrirozy dengan hashtag #meritokrasi. Yang ini bagian awalnya akan disambung ke bagian selanjutnya insya Allah. Semoga bermanfaat🙂

 

Pemimpin meritokrasi lahir dari visi bukan mandat #meritokrasi

Kita butuh pemimpin yg meritokratis sebab mereka naik ke panggung pemimpin atas kesadaran akan perubahan yg muncul dari hati #meritokrasi

Pemimpin meritkokratis membaca keadaan, sadar akan keadaan lalu membangun tekad dan visi perubahan dari situ #meritokrasi

Pakem “jangan ambisius terhadap jabatan” bisa menghalangi lahirnya pemimpin #meritokratis

Pemimpin meritokratis adalah perwujudan ideal kehidupan demokrasi. Dia dari, oleh dan utk rakyat #meritokrasi

Pemimpin yg lahir dari mandat golongan atau preferensi org berpengaruh cenderung stg hati memperjuangkan kepentingan publik. #meritokrasi

Pemimpin meritokratis mengedepankan kemampuan sebagai “nilai jual”nya bukan keturunan, kedudukan dan status #meritokrasi

Dalam budya kita seseorang yg berinisiatif mengajukan dirinya sbg pemimpin masih dipandang negatif #meritokrasi

Tak jarang dlm budaya kita, stiap org menunggu ditunjuk jd pemimpin. Budaya ini tdk akan menghasilkan pemimpin2 baru. #meritokrasi

Pemimpin #meritokrasi lahir dari upaya memotivasi diri, mempersiapkan diri melalui sbuah proses dn mngatakan “one day I’ll be a leader”

Karena tdk ada inisiatif mnjadi pemimpin maka yg lahir a/ “pemimpin proses struktural” #meritokrasi

“Pemimpin proses struktural” dipilih dgn prtimbangan siapa yg plg senior, atw lwt std2 yg tdk bisa diukur sperti status dll. #meritokrasi

Walhasil pmimpin prss struktural krg punya gagasan2 besar, bhkan srgkali unggul karena mendapat “blessing” dr org yg dituakan. #meritokrasi

Pemimpin prss struktural mnghasilkn organisasi yg birokratis dan jumud, lahir dari dukungan yg patron-client relationship #meritokrasi

Nanti dilanjut lg tweeps #meritokrasi -nya, ada kerjaan, maaf sudah meramaikan TL pagi, trimkasih bg yg sudah nyimak🙂