Oleh : Muhammad Fakhryrozi

Competitor Intelligence didalam Manajemen Stratejik

Di dalam ruang lingkup manajemen stratejik terdapat pembahasan mengenai analisa terhadap lingkungan yang mempengaruhi bisnis perusahaan. Hasil analisa kondisi lingkungan (eksternal) dijadikan fondasi  melakukan perumusan strategi dan restrukturisasi internal. Pendekatan melihat situasi eksternal terlebih dahulu baru kemudian menyusun strategi internal dan strategi bisnis bertujuan agar perusahaan mampu beradaptasi dengan keadaan eksternal yang uncontrolable. Situasi internal yang controlable akhirnya bisa menyesuaikan dengan dinamika situasi eksternal.

Diantara aspek yang perlu dipertimbangkan dalam analisa situasi eksternal adalah kompetitor. Dengan mengidentifikasi gerak-gerik kompetitor secara intensif perusahaan akan mampu menyusun strategi yang tepat. Merujuk kalimat yang pernah diucapkan Sun Tzu “Jika Anda tidak mengenali diri Anda dan musuh Anda, maka Anda akan gagal dan akan kalah disetiap pertempuran. Jika Anda mengenali diri Anda tapi tidak mengetahui musuh Anda maka Anda di setiap pertempuran yang Anda menangi Anda akan menderita kerugian. Jika mengenali diri Anda dan mengenali musuh Anda makan Anda akan menang di setiap pertempuran”

Mengapa Kita Membutuhkan Competitor Intelligence?

Tentunya alasan mengapa perusahaan membutuhkan competitor intelligence adalah untuk memenangkan kompetisi. Terlebih di era ini di era dimana lingkungan bisnis menjadi sangat dinamis kompetisi semakin ketat.

Dengan competitor intelligence maka kita dapat mengumpulkan informasi tentang kondisi dan manuver dari kompetitor didalam lingkungan bisnis yang kompetitif.

Dengan competitor intelligence maka kita juga dapat mengetahui kesuksesan kompetitor baik yang berasal dari keunggulan yang fair maupun tidak fair serta bagaimana best practice mereka dijalankan.

Competitor Intelligence juga tentunya berguna untuk membangun perilaku strategis menghadapi manuver kompetitor.

Selanjutnya setelah kita mendapatkan competitor intelligence maka kita dapat memprediksi gerakan mereka selanjutnya, memanfaatkan kelemahan mereka dan meruntuhkan kekuatan mereka.

Apa itu Competitor Intelligence?

Definisi Competitor Intelligence sebagaimana diungkapkan Andrew Pollar dalam bukunya “Competitor Intelligence” adalah “Competitor Intelligence is an output from the process of systematically and legally collecting and analyzing information about business competitor both currently faced or potentially become the competitor in the future” . Jadi menurut Andrew Pollard competitor intelligence adalah sebuah output atau bisa juga dikatakan sebuah “kata benda” dimana output ini dihasilkan dari sebuah rangkaian aktifitas.

Lebih lanjut competitor intelligence adalah bagian dari competitive intelligence yang melingkupi cakupan yang lebih luas dalam konteks menganalisa posisi kompetitif perusahaan di lingkungan bisnis.

Siapa itu Competitor?

Sebelum menganalisa kompetitor kita perlu mengetahui terlebih dahulu siapa saja yang dikategorikan kompetitor. Kompetitor sendiri adalah organisasi yang menawarkan barang dan jasa yang sama dengan yang kita tawarkan saat ini maupun yang mirip dengan barang dan jasa kita saat ini. Namun tidak hanya itu kita juga harus memperhatikan siapa saja yang akan membuat barang dan jasa yang sama atau mirip dengan brang dan jasa kita di masa depan, dan kita harus mengkategorikan mereka sebagai kompetitor sebab mereka akan mengancam posisi kita di masa depan. Tidak hanya itu perusahaan yang tidak menawarkan jasa dan barang yang sama tidak juga mirip namun dapat menghilangkan kebutuhan konsumen akan produk dan jasa kita juga adalah kompetitor.

Perbedaan Antara Informasi dan Intelligence

Tidak semua informasi dapat disebut intellligence. Informasi yang telah diolah dan bisa digunakan untuk pengambilan keputusan strategis adalah intelligence. Yang tidak dapat digunakan untuk itu adalah sebatas informasi. Kumpulan informasi yang ada  dirangkai seperti puzzle lalu dijadikan landasan untuk mengambil keputusan strategis maka ini disebut intelligence.

Bagaimana menyusun Competitor Intelligence?

Proses menyusun competitor intelligence disingkat kedalam langkah 4C. C pertama adalah Collecting the information, mengumpulkan informasi dengan terlebih dahulu memutuskan apa yang akan dikumpulkan. C kedua adalah Converting information into intelligence, ditahap ini perusahaan menyatukan informasi lalu manganalisa dan menintepretasikannya. Tahap ketiga adalah mengkomunikasikan inteligence, setelah intelligence diperoleh harus dikomunikasikan kepada pihak yang bersinggungan dengan intelligence dalam hal perumusan strategi, tahap berikutnya adalah perusahaan melakukan Counter intelligence yakni melawan aktifitas intelligence yang dilakukan pesaing dengan intelligence yang kita miliki.

Informasi Apa Saja yang Dikumpulkan?

Untuk menyusun competitor intelligence yang berguna perusahaan dapat mengumpulkan informasi meliputi: sejarah singkat kompetitor, kejadian-kejadian penting, konsumen utama, barang dan jasa, deskripsi tim manajemen, informasi operasional (fasilitas manufaktur, struktur biaya, kualitas produksi, proses dan sebagainya), kapasitas SDM (kualitas talenta dan sebagainya), strategi mereka ( tujuan, core competencies, kekuatan), strategi marketing mereka (brand image, harga, pasar yang dilayani dan sebagainya).

Bagaimana Melakukan Counter Intelligence

Beberapa prinsip yang harus dilakukan dalam counter intelligence adalah: Jangan terlalu terbuka, kirimkan sinyal yang salah, jangan bersikap mudah ditebak, sadari serangn intelligence dari lawan, jangan takut dan panik dengan aktifitas inteligence lawan.